Logo Dana Vector Format CDR, PNG, SVG HD
DANA adalah platform dompet digital (e-wallet) yang beroperasi di bawah naungan PT Espay Debit Indonesia Koe. Perjalanannya mencerminkan evolusi teknologi finansial (fintech) di Indonesia yang mengarah pada sistem pembayaran terbuka (open platform).
Berikut adalah kronologi sejarah panjang DANA secara objektif dan faktual:
📱 Sejarah Perkembangan DANA (Dompet Digital Indonesia)
1. Pembentukan dan Latar Belakang (2017)
DANA didirikan oleh Vincent Iswara pada tahun 2017. Pendirian organisasi ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara raksasa media Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), melalui anak usahanya PT Kreatif Media Karya (KMK), dengan Ant Group (afiliasi dari Alibaba Group/Alipay).
Tujuan Awal: Menyediakan infrastruktur teknologi pembayaran digital yang dapat diintegrasikan ke berbagai platform (agnostik).
Infrastruktur: Teknologi DANA dibangun menggunakan basis teknologi dari Alipay yang telah disesuaikan dengan regulasi dan kebutuhan pasar Indonesia.
2. Peluncuran Resmi dan Integrasi Ekosistem (2018 – 2019)
Maret 2018: DANA diperkenalkan secara resmi sebagai dompet digital. Pada awal kemunculannya, DANA menjadi metode pembayaran utama di ekosistem Emtek, khususnya pada platform e-commerce Bukalapak dan aplikasi hiburan BBM (saat itu masih beroperasi).
Lisensi Bank Indonesia: DANA secara resmi memperoleh izin dari Bank Indonesia sebagai penerbit uang elektronik, dompet elektronik, penyelenggara transfer dana, dan Likuiditas Digital (LKD).
Ekspansi Global: Pada tahun 2019, DANA menjadi platform pembayaran digital lokal pertama di Indonesia yang terintegrasi sebagai metode pembayaran resmi di Apple ID dan kemudian disusul oleh Google Play Store.
3. Era Standardisasi QRIS dan Pertumbuhan (2020 – 2021)
Implementasi QRIS: DANA terlibat aktif dalam standardisasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Hal ini memungkinkan pengguna DANA bertransaksi di jutaan merchant yang memiliki kode QR dari berbagai penyedia jasa pembayaran.
Fitur Keamanan: Perusahaan memperkenalkan teknologi keamanan seperti DANA Viz (verifikasi wajah) dan program DANA Protection untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap transaksi digital.
4. Pergeseran Kepemilikan dan Status Unicorn (2022 – Sekarang)
Pada tahun 2022, terjadi perubahan signifikan dalam struktur pemegang saham yang memperluas jangkauan pasar DANA:
Masuknya Sinar Mas & Lazada: Sinar Mas Group (melalui PT Dian Swastatika Sentosa Tbk) dan Lazada Group resmi masuk sebagai investor utama. Langkah ini menandai peralihan dominasi saham dari Emtek ke entitas baru tersebut.
Status Unicorn: Melalui suntikan modal besar dari para investor baru tersebut, valuasi DANA meningkat hingga mencapai status Unicorn (valuasi di atas US$ 1 miliar).
Digitalisasi UMKM: Fokus organisasi bergeser pada pemberdayaan UMKM melalui fitur DANA Bisnis, yang membantu pelaku usaha kecil mengadopsi sistem pembayaran non-tunai.
File aman tersimpan di server cloud.
